»Berkembangnya Agribisnis Buah Naga di Batam, Mendorong Bisnis Olah Sampah
Merebaknya kebun naga di Batam, sepanjang area Jembatan Satu hingga Jembatan Tiga, membawa berkah bagi pemuda Tanjung Sengkuang- yang mendapat CSR dari Mc Dermott Indonesia berupa 1 set mesin kompos Rotary Kiln Biophoskko melakukan olah sampah menjadi kompos..........( Selanjutnya )
» Roler Kompos Dukung Hobby Bertaman
Setiap pehobbies taman, tanaman dan pertamanan pasti berkaitan dengan keperluan akan kompos dan pupuk cair. Untuk mendukung agar makin banyak tercipta pertamanan guna mengurangi efek rumah kaca dan pemanasan global, kini bisa di dapatkan Roler Kompos.............( Selanjutnya )
» Terimakasih Relasi dan Pelanggan KencanaOnline.Com
Hari ini minggu, 21 Maret 2010, impresi dan kunjungan ke web KencanaOnline.Com telah menembus 3.000.000 hits. Bersamaan dengan itu, untuk meningkatkan interaksi pelanggan dan peminat dengan kami, kini dibuka media layanan on Facebook. Semua itu karena dukungan anda sebagai pelanggan, karenanya semoga makin memberi manfaat bagi kemajuan agribisnis dan pelestarian lingkungan Indonesia.
» Mengapa Sampah Harus Dikelola Di Sumber Timbulannya Bukan Buang ke TPA
Sampah disebut masalah ketika timbul bau dan ceceran cairan ( leacheate) dan itu ditimbulkan oleh bagian jenis organik bukan anorganik. Membawa sampah ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Sampah juga perbuatan sia-sia karena pengeluaran biaya tanpa ada pengembalian. Kini, dengan teknologi olah sampah bisa di desain di sumber sampah timbul, sudah saatnya STOP buang sampah ke TPA....( selanjutnya )
» Mengelola Sumberdaya dan Teknologi Pertanian sebagai Peluang Bisnis
Para pelaku bisnis pertanian yang sukses akan memberikan kiat berusaha pada beberapa komodti yang digelutinya kepada masyarakat luas melalui suatu pelatihan. Besarnya sumberdaya bahan organik di perkotaan serta makin meningkatnya permintaan pangan berbasis organik, bisnis olah sampah akan memberikan dorongan pada penciptaan lapangan kerja dan kesempatan usaha baru di sektor pertanian (....selanjutnya )
» Mengelola Sampah Kota Sekaligus Mengurangi Ketergantungan Pupuk Kimia di Riau
Sampah organik di Pekanbaru dan beberapa kota di Riau sungguh potensi besar bagi bahan baku pembuatan pupuk organik. Peluang pasar pun besar setara dengan banyaknya perkebunan dan usaha pertanian. Guna mendukung peningkatan produktivitas perkebunan, dengan ketersediaan pupuk organik dari kota setempat tersebut, akan menurunkan kebutuhan pupuk kimia. Masalah ini akan dibahas dalam suatu seminar di Gedung Kadin Prov Riau ...........( selanjutnya)
» Mengelola Sampah di Kota Secara Praktis, Higienis dan Ekonomis
Mengelola sampah dan mendapatkan kompos serta pupuk organik cair memberi manfaat untuk ikut melestarikan lingkungan tempat satu-satunya kita berpijak, memberi pendapatan kepada masyarakat dan menyediakan pupuk murah bagi petani dalam mengembangkan pangan dan hasil pertanian organik. ......( selanjutnya )
» Seminar Singkat Teknologi Pupuk Formula di Kalimantan Selatan
Perkembangan permintaan pasar akan karet alam terus meningkat seiring dengan mulai pulihnya perekonomian dan industri otomotif serta sektor ekonomi lainnya. Guna meningkatkan produktivitas tanaman karet dan, dilain pihak, menurunkan biaya usaha agribisnis karet - khususnya di sentra karet alam seperti Kalimantan Selatan- perlu diperkenalkan pupuk formula spesifik Karet dalam suatu seminar singkat......( selanjutnya)
» Seminar Singkat Penyiapan Teknologi Dalam Mengelola Sampah
Sampah telah menjadi masalah bagi kawasan komersial ( pabrik, hotel, restoran, mall, dll) karena makin terbatasnya daya kelola pemerintah. Terlebih dengan lahirnya UU No 18/ 2008, kini beban pengelolaan sampah diwajibkan kepada setiap penghasil sampah. Guna mengantisipasi pengelolaan sampah secara mandiri oleh kawasan penghasil, diperlukan kesiapan teknologi tepat yang efisien dan efektif. Untuk itu akan diadakan seminar singkat dan layanan kepada peminat pada hari Jumat, (11/12) di Hotel Kaisar, Jl. PLN No 1 Duren Tiga, Jakarta Selatan.....( selanjutnya)
»Pelatihan Olah Sampah Meraih Bisnis Jasa Mengelola Sampah
Lahirnya Undang-undang No 18/ 2008 yang mewajibkan pengurangan, pemisahan dan pengelolaan sampah kepada rumah tangga, area komersial dan kawasan publik lainnya melahirkan peluang menjadi rekanan atau kontraktor jasa pengelolaan sampah sebagai suatu "cleaning services outdoor' ( selanjutnya )
Pengembangan pupuk organik jenis granula di Jawa Barat semakin diminati. Setidaknya sudah ada sekitar 5-10 perusahaan skala kecil dan menengah yang berminat melakukan investasi peningkatan kapasitas produksi pupuk organik granul......( selanjutnya )
»Prospek Usaha Pupuk Tanaman Terus Moncer
Pupuk tanaman bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan, karena berkaitan erat dengan produktivitas tanaman dan berpengaruh terhadap hasil panennya.....( selanjutnya)
Pemerintah perlu meninjau ulang pola subsidi pupuk organik granul untuk petani, selain dinilai kurang efektif dalam memberdayakan IKM produsen pupuk organik, juga berpotensi merusak lahan pertanian.....( selanjutnya )
»Bertemunya Sektor Pertanian dan Lingkungan Hidup Dalam Masalah Sampah Kota
Harapan langkah penyelesaian sampah kota muncul di Forum Pertemuan Bisnis Organik di Bandung. Acara Asosiasi Pupuk (APPKMI) ini mendorong lahirnya gairah UKM ditengah ekonomi yang lesu. Gairah UKM mengelola besarnya prospek pasar pupuk organik, pemenuhan pasar lokal maupun ekspor, memerlukan bahan baku kompos hasil fermentasi sampah kota. Inilah forum pertama dimana Dinas Pertanian dan BPLHD - yang mengurus lingkungan hidup, merasa bersama menggarap masalah sampah. Sektor pertanian memerlukan bahan organik, LH memiliki masalah penataan lingkungan kota dengan sampahnya... ( selanjutnya)
» Harapan Baru Usaha Pengolahan Sampah Dan Bisnis Kompos Organik Granul
Kabar baik- ditengah maraknya berita krisis finansial global dan ancaman PHK- adalah peluang usaha bagi Instalasi pengolahan sampah dan pengusahaan Pupuk kompos (granul) datang di penghujung tahun 2008 ini. Pemerintah ( cq Departemen Pertanian RI) mengadakan program lanjutan subsidi kepada kompos granule dalam jumlah yang besar ( lebih dari 400.000 Ton/ tahun). Dengan itu, beberapa BUMN antara lain PT.Pertani (Persero), PT Petro Gresik, PT PUSRI dan PT Sang Hyang Seri -diberi tugas menerima dan memasarkan kompos ( bentuk granule) dari UKMK. Kini usahawan pengolah sampah memiliki peluang makin besar guna memasarkan hasil komposnya. ( Video Link)
» Program Padat Karya Mengatasi Genangan Banjir & Perbaikan Drainase
Adenium, aglonema dan aneka jenis tanaman hias -khususnya yang diberi sentuhan kreasi berbentuk binatang atau manusia cukup dimintai pencinta bungan dan tanaman hias Malaysia, Singapura dan negara Semenanjung lainnya. Ini terbukti dari cukup banyak peminat mengunjungi Pameran Tanaman Hias Batam di Engku Putri, 25 sd 10 Agustus 2008 lalu. [Video Singkat 01] [ Video Singkat 02] [ Video Singkat 03] Selanjutnya
» Mungkinkah Akan Banyak Kota Sampah ?
Kasus penolakan suatu lokasi dijadikan Tempat Sampah makin bertambah setelah masyarakat Kabupaten Bogor menolak pengoperasian lebih lanjut TPAS Galuga milik kota Bogor. Tanpa perobahan paradigma pengelolaan sampah dari membuang jadi mengolah, bukan mustahil masalah sampah akan muncul di kota lain seiring dengan makin tingginya kesadaran penduduk akan standar sanitasi lingkungan. Di negara-negara di benua Eropa dan negara maju lainnya sudah lama menjalankan paradigma bahwa sampah harus diolah, sebagaimana ditayangkan video ini...................Video Singkat
» Penghargaan Dharma Karya Kencana Pemerintah Kepada Direktur PT CV Sinar Kencana
Pupuk mahal bukan masalah sepanjang harga jual hasil usaha tani juga dihargai pasar secara baik. Hal ini tercermin di Batam, yang ketika harga urea di Jawa Rp 2.500 justru di Batam 3 kali lipat harganya alias Rp 8.000/ kg; namun usaha tani di Batam jalan terus. Itulah mengapa Pupuk majemuk Gramafix dan kompos dihargai 2 kali di Pulau Jawa - karena biaya bagasi pesawat kini naik menjadi Rp 16.500/ kg - tetap terbeli petani Batam sebagaimana pengalaman pada Batam Expo 2008
» Setelah Pangan & Minyak Bumi, Kini Harga Pupuk Terus Melambung
Siapa sangka jika pertanian suatu saat memiliki misi - bukan saja harus memenuhi kebutuhan pangan dan pakan ternak lagi, melainkan -juga pemenuhan energi dan bahan bakar Nabati (BBN). Itulah salah satu pembicaraan tatkala audensi Forum Pupuk Nasional (DPN) kepada Menteri Pertanian RI- Anton Apriantono- di Ruang kerja Mentan RI- yang dihadiri antara lain Zainal Soedjais, Sonson Garsoni ( APPKMI) dan Aas Asikin (PT. Kujang) di Jakarta. Selanjutnya, Mentan RI juga mengisyaratkan arah kebijakan pengembangan pupuk kepada bentuk majemuk dan organik.
» Harapan Baru: Pertanian Diatas Lahan Tandus Bauksit
Ketika banyak petani dan teman-teman berkunjung ingin belajar bertani, Nurul - seorang ibu muda asal Bandung - yang sudah 10 tahun bermukim di Batam ini - jadi terheran-heran karena sesungguhnya ia baru saja menggeluti pertanian setelah resign sebagai manager di suatu PMA. Padahal lain halnya bagi petani di sekitar kebunnya di Barelang, depan Yonif 134- sebelum Jembatan Satu Barelang - Batam, justru pertanian sayuran kacang panjang, gambas, mentimun dan jagung diatas tanah merah tandus dengan kandungan bauksit yang tinggi milik Nurul dianggap tumbuh sangat subur bagi ukuran tanah di Batam. Apa rahasianya ?
» Komposter Elektrik: Robah Semua Sampah Organik Jadi Pupuk Cair
Pada awalnya kami menyangka kalau konsumen Batam royal, ketika dipromosikan adanya komposter Elektrik Biophoskko type KE-100L berharga Rp 1.495.000,- di kantor pemasaran CVSK di Batam maupun di pameran Batam Agro Flora 2008. (selanjutnya )
» Gratis Gift Kencana Articles dan Kit (VCD, Manual & Katalog Produk)
Memenuhi banyak permintaan pengunjung web KencanaOnline.Com akan manual, VCD dan Katalog Kencana Articles, dan sebagai rasa terimakasih dengan tercapainya 1.000.000 hits kunjungan pada 09 April 2008 lalu- dengan ini kami melakukan layanan penyediaan gift- berupa satu artkel produk Kencana Articles - yang menarik serta VCD, Manual dan Katalog sesuai permintaan anda secara GRATIS. Semua ini hanya bisa didapatkan dengan syarat melalui belanja online gratis (diluar ongkos kirim), setelah anda login/ sign up serta kemudian mengisi alamat kirim dan hal lainnya yang diminta. Dengan cara ini kami akan lebih cepat melayani, ketimbang misalnya, permintaan via sms-telpon atau e mail, karena sisdur antar bagian unit kerja sudah terjalin via layanan belanja online. Jadi manfaatkan kemudahan belanja online, tanpa harus repot, klik saja terus tunggu sampai rumah. [Video Singkat]
» Konsep 3 R (Reduce-Reuse-Recycle) Tumbuhkan Peluang Usaha Baru
Material sisa pemakaian rumah tangga - yang kemudian disebut sampah - dan sejenis sampah rumah tangga yang dihasilkan sumber area komersial, area publik, pasar dan hotel- restoran akan menjadi sumberdaya ekonomi baru manakala dikelola dengan konsep 3 R (Reduce-Reuse-Recycle). selanjutnya
[Video Singkat] [ Video Singkat]
» Teknologi Phoskko Dalam Produksi Kompos: Suatu Anomali Bisnis
Lazimnya dalam bisnis, ketika pengusaha membeli bahan baku harus membayar dong. Tapi, teknologi Bio Phoskko dalam pembuatan kompos telah membuat anomali. Paket teknologi Biophoskko- yang terdiri dari aktivator, komposter dan aneka mineral telah merobah pengolahan sampah kota tidak lagi dipersepsi dengan bau, kuno maupun tidak praktis dan kumuh.
» Merakit Komponen Buatan Bandung Menjadi Komposter Elektrik
Sesaat diciptakan Komposter Elektrik Biophoskko, datanglah berkunjung Walikota Bandung ke BBI-MarkNet di Batam. Di saat itu, komposter hasil rakitan aneka spare part buatan Jepang dan Bandung - yang diproduksi di Batam- dipajang dan mendapat perhatian kalangan wartawan.
[Video Singkat ] [Selengkapnya]
» Komposter Elektrik Bio Phoskko Diluncurkan Di Batam
Berbekal pengalaman lebih dari 2 (dua) tahun memproduksi dan mengedarkan komposter- alat pembuat kompos modern- kembali PT Cipta Visi Sinar Kencana (CVSK) meluncurkan produk terbarunya yakni Komposter Elektrik Biophoskko. Dengan memanfaatkan Batam sebagai Kawasan Ekonomi Bebas (Free Trade Zone) dan dukungan kemudahan impor, komposter Biophoskko dirakit dari berbagai spare part buatan negara Jepang dan negara lainnya digabungkan dengan produksi Bandung di Batam.
[Selanjutnya] [Video Singkat] [ Video Singkat]
» Pengelolaan Sampah Dengan Komposter Dalam Perbaikan Kampung Terpadu
Menghadapi banjir, perobahan cuaca secara ekstrim maupun bencana longsor akibat pemanasan global jadi ingat film "The Day After Tomorrow". Tanpa kesadaran masyarakat dan komitmen kuat pemerintah, akan terjadi deh bencana tanpa kita bisa menghadapinya. Untung ada hal baru, mulai makin banyaknya minat masyarakat dan perusahaan mengelola sampah - sumber buangan gas methan- yang konon menurut KLH setiap 1 ton sampah organik terbuang akan menghasilkan 50 kg gas metana penyumbang pada pemanasan global. Dengan pengomposan dan kompos, dapat dilakukan perbaikan struktur dan porositas tanah. Dengan kompos yang dihasilkan, diyakini berperan dalam memperbaiki tekstur tanah liat dan berderai menjadi gembur dan sehingga jadi berkemampuan menyerap, memerangkap serta menyimpan air tatkala hujan. Tanah- yang digemburkan dengan kompos- akan menjadi "catchment area" yang baik dikala hujan lebat. Bahkan inovasi teknologi IPB- yang dinamakan Biopori, telah mengenalkan makin efektifnya kompos dalam memerangkap air didalam pori bumi -yang dibuat khusus. disamping mengelola kebersihan lingkungan juga sekaligus memanfaatkan kadar organiknya dari sampah menjadi pupuk tanaman.
[Selengkapnya] [Video Singkat]
» Trend Corporate Social Responsibility (CSR) Lewat Pengelolaan Sampah Secara Mandiri
Setelah PT Perusahaan Gas Negara PGN (Persero) sukses membina masyarakat Bandung dan BKKBN membuat pemodelan di berbagai Provinsi kemudian juga Astra Auto 2000 Sungkono Surabaya mengolah sampah di outlet layanan servicenya dengan komposter Bio Phoskko, kini Dinas Lingkungan Majalengka, CHF di Aceh atas biaya UNDP, Bapedalda Donggala Sulteng, Dinas Lingkungan Kota Bekasi, Pertamina EP Bunyu di Tarakan, Developer PT Billpass Asri Kersana, PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk, Bakrie Nirwana Semesta (Bakrie Land), Dinas Kebersihan Ambon, Kukje Sangyo Cilegon dan Papua, Dinas Lingkungan Kab Rembang, LIPI Subang- Dinas Cipta Karya Kab. Karawang, PT. Telkom, Tbk dan perusahaan Mr. Petrus di Kutai Barat -serta banyak lainnya - berlomba membina masyarakat dalam mengolah sampah menjadi kompos. Bahkan secara khusus, PT Billpass mengelolanya menjadi suatu proyek Perbaikan Kampung Terpadu (PKT) bagi ratusan rumah tangga di wilayah Pucuk Beringin Kelurahan Sunter Jakarta Utara.
» Penyesuaian Harga Produk Berbasis Logam, Plastik, Fiber Resin dan Kimia
Kenaikan harga minyak bumi di pasar Internasional bukanlah satu-satunya penyebab kenaikan harga barang manufaktur, sebab beberapa bulan silam juga harga bahan baku berbasis kimia seperti KCL, P2O5 (fertilizer import) telah naik di pasaran eceran hingga hampir 50 %. Dengan naiknya harga minyak bumi -kemudian pemerintah (cq Pertamina) pun menaikan BBM Non Subsidi- yang harga sebelumnya pun BBM Non Subsidi sudah tinggi dibanding harga pasar di POM (subsidi), telah memaksa industri manufaktur menaikan harga produk ditengah makin rendahnya daya beli masyarakat konsumen. Bahan baku berbasis plastik (polietilena/PE, polipropilena/PP), fiber resin dan bahan kemasan terkait plastik- yang banyak digunakan beberapa produk Kencana Articles terkena imbas kenaikan tersebut. Produk PT CVSK, antara lain Pupuk Majemuk Tablet dan Komposter, keduanya (termasuk kemasan) berbasis pada bahan baku kimia dan plastik serta logam terkena imbas kenaikan harga BBM dan minyak bumi tersebut. Dengan berat hati, walaupun ini berarti akan berhadapan dengan makin rendahnya daya saing, per 1 November 2007 telah menyesuaikan harga beberapa artikel produknya berkisar antara 10 hingga 17 %.
» Bersih Bersih Jakarta (BBJ)
Program BBJ bertujuan menciptakan Jakarta bebas sampah. Untuk itu, Fauzi yang akrab dipanggil Foke itu akan mengunjungi berbagai wilayah melalui program Silaturahmi Minggu Pagi (SMP). Kunjungan ke lokasi berbeda tersebut dilakukan rutin untuk bersama masyarakat membersihkan sampah di permukiman.
[Selengkapnya] [Video Singkat] [Video Singkat]
» Ucapan Terimakasih Pelanggan
Segenap manajemen KencanaOnline.Com dengan ini mengucapkan TERIMAKASIH atas kepercayaan para PELANGGAN KencanaOnline.com- yang telah melakukan Belanja secara daring (Online) di www.kencanaonline.com. Namun guna memudahkan dan mempercepat layanan kepada para pelanggan, mulai Oktober 2007 kami telah melayani para pelanggan secara laring (offline) melalui Order cepat via sms +62 81 572 527 115, yahoo mesenger ID brand_mngr@yahoo.com, e mail marketing@kencanaonline.com atau perluasan outlet gerai kami di beberapa kota (lihat atau klik Contact List di kanan atas web ini) disamping tetap melayani penjualan secara online di www.kencanaonline.com» Batam, Jembatan Pemasaran Bandung Ke Semenanjung
Mendekatkan produk kepada pelanggan atau konsumen adalah bagian dari strategi pemasaran (Marketing Strategy) selain promosi (Promotions), penyediaan produk bermutu (Product) dan penetapan harga yang wajar dan kompetitif (Price Policy). Dalam kaitan itulah Kadin Kota Bandung- yang telah menjalin kerjasama dengan Kadin Kota Batam dan Paguyuban Pasundan serta Siwi Padjadjaran - organisasi komunitas Sunda di Batam- serta pemerintah Kepulauan Riau mencetuskan program Bandung Batam Incorporated (BBI).
[Selengkapnya] [ Video Part 01] [ Video Part 02] [ Video Part 03]» Menakar Mutu dan Harga Pupuk Majemuk Tablet
Banyak pelanggan bertanya kenapa harga Gramalet atau merk keluaran PT CV SInar Kencana lainnya kok berharga Rp 9.300/ kg lebih atau diatas angka itu di pasaran retail ? Atau kenapa mahal dan kenapa murah, dan seterusnya ? Harga, sebenarnya relatif tergantung pada nilai (value) yang diterima pelanggan. Harga termasuk after service dan garansi misalnya akan lain dengan barang tanpa jaminan bagi pelanggan dari segala resiko.
[Selengkapnya] [Video Singkat] [Video Singkat]
Memupuk tanaman di masa tanah sudah jenuh dengan asupan berbagai hara kimia bertahun tahun lalu - ibarat mengurus orang keracunan, perlu hati-hati jika tidak ingin tanaman malah mati akibat jenuh unsur tertentu atau malah kerdil akibat defisiensi hara tertentu.
[Selengkapnya] [Video Singkat] [Video Singkat]
Setiap hari manusia menghasilkan sampah, baik berupa sampah yang dibuang di rumah tangga, lingkungan fasilitas umum - seperti alun-alun dan pasar maupun sampah industri.
[Selengkapnya], [Video Streaming]
Memang harus diakui mustahil jika menggantikan Tempat Pelupusan Sampah (TPA, Red) di Malaysia dengan teknologi Komposter Biophosko pengolah sampah organik.
[Selengkapnya] [Video Singkat]
» Komposter Hand Rotary Clean "Curi" Perhatian Pengunjung Expo MAHA Malaysia
Sukses Konsortium Melayu Selayang Bhd di MAHA (Malaysian Agriculture, Horticulture and Agrosturism) Expo setidaknya ditunjukan oleh disamping terjualnya mascot Booth yakni Hand Rotary Klin juga nilai penjualan produk kencana lainnya seperti Kencana woodcraft, Herbal dan Snack Food per hari melebihi RM 2.000 serta didapatkannya pesanan terhada 3 Unit Komposter Rotary Klin maupun 5 Unit Hand Rotary Composter. [Selengkapnya] [Video Singkat]
» Tak Kenal Lelah Kampanye Kompos
PENGUNJUNG pameran membaca sebuah brosur tentang alat pengomposan BioPhoskko® di stan pameran alat pengelolaan sampah pada acara lokakarya "Pengelolaan Sampah Kota Dalam Revitalisasi Pembangunan Hortikultura di Indonesia" di Kampus Unpad Jln. Dipati Ukur Bandung, Senin (4/9). Acara dalam rangka Dies Natalis Ke-49 Unpad ini merupakan kerja sama Fakultas Pertanian Unpad dan Ditjen Hortikultura.*ANDRI GURNITA/"PR".
[Selengkapnya] [Video Singkat]
» Teknologi Komposter BioPhoskko Makin Diterima Publik
Tak disangka jika suatu teknologi-yang hanya dalam bilangan belasan bulan di kenalkan kini telah makin diterima masyarakat. Itulah teknologi komposter Biophoskko®-alat pembuat kompos sekaligus pengolah sampah. Komposter Biophoskko® yang di launching ke masyarakat hanya selang 2-3 hari sejak bencana longsor sampah di TPA Sampah Leuwigajah Cimahi Jawa Barat, tepatnya tanggal 25 Februari 2005 lalu, kini telah mendapat tempat di kalangan beberapa "public figur"-yakni pejabat dan bahkan artis. Dalam kesempatan mengunjungi pameran Hari Keluarga (Harganas XIII) di Bogor, Drs. Danny Setiawan, MSi-sebagai orang nomor satu Jawa Barat atau Gubernur Jawa Barat ini berkenan berkunjung dan berbincang beberapa lama di stand KencanaOnline.
[Video] [Video Singkat]